Ini Daftar Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil

Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil – Kekurangan hemoglobin selama kehamilan sangat buruk dampaknya pada janin dan ibu hamilnya sendiri. Resiko pendarahan, aliran nutrisi untuk janin kurang maksimal, hingga keguguran bisa terjadi karena kekurangan darah. Biasanya dokter akan memberikan suplemen khusus penambah darah ketika ibu hamil memeriksakan diri. Selain rutin mengonsumsi suplemen tersebut, ibu hamil juga mesti memaksimalkan upaya penambahan darah dengan rajin mengkonsumsi makanan kaya zat besi, asam folat, kalsium, dan protein.

Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil

Makanan-makanan tersebut sangat baik agar produksi sel darah merah menjadi optimal. Jika ibu hamil tidak mengalami anemia, maka selama kehamilan akan terhindar dari lesu dan lelah berlebihan. Selain itu asupan nutrisi dan perkembangan janin pun menjadi lebih optimal berkat konsumsi makanan penambah darah ini. Makanan tersebut berasal dari sayuran, buah hingga susu. Berikut ini ulasan selengkapnya untuk berbagai macam makanan penambah darah bagi ibu hamil.

Berbagai Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil

  1. Brokoli

Kandungan kalsium pada sayuran hijau ini cukup tinggi. Sekitar 80 mg setiap 100 gramnya. Selain itu tersedia nutrisi seperti vitamin C, serat, hingga asam folat yang sangat baik untuk menambah darah. Bagi ibu hamil, tidak disarankan mengonsumsi brokoli mentah atau setengah matang. Olah brokoli sampai matang agar tidak terdapat bakteri listeria di dalamnya. zat gizi yang ada di dalamnya sangat efektif memenuhi gizi dan menghindari anemia.

  1. Bayam

Di dalam bayam terdapat kandungan zat besi, serat, asam folat serta beta karoten. Nutrisi tersebut bermanfaat mengatasi anemia pada ibu hamil. Keta karotennya bermanfaat membantu kesehatan organ pernafasan dan pertumbuhan paru-paru pada janin. Selain efektif untuk menambah darah, bayam juga bermanfaat sebagai bahan makanan untuk menyehatkan kandungan dan menjaga kesehatan mata ibu hamil.

  1. Kurma

Kurma mampu menambah darah pada ibu hamil. Karena di dalam buah dengan rasa manis ini terdapat zat besi, kalsium, magnesium hingga vitamin A. Kebutuhan energi ibu hamil bisa tercover dengan konsumsi kurma. Makanan satu ini juga kaya serat sehingga baik untuk mengatasi sembelit. Ibu hamil yang memiliki kadar Hb rendah, maka makan kurma sebanak 100 gram bisa membantu memulihkan kondisi.

Baca Juga :  5 Kebiasaan Ibu Hamil Ini Dapat Membuat Bayi Cerdas
  1. Daging

Selain kaya protein, daging merupakan nutrisi yang kaya akan zat besi. Ibu hamil bisa memilih daging tanpa lemak untuk dikonsumsi setiap hari. konsumsi daging tanpa lemak ini efektif mengembalikan produksi Hb ke dalam kadar normal. Daging tanda lemak memiliki nutrisi yang lebih dibutuhkan ibu hamil dibanding daging berlemak. Karena jika mengonsumsi makanan berlemak tinggi bisa meningkatkan obesitas dan resiko penyakit jantung pada ibu hamil.

  1. Semangka

Selain kaya akan cairan, semangka merupakan jenis buah kaya likopen dan kalsium yang efektif membantu produksi hemboglobin. Penyerapan kalsium dalam tubuh pun lebih baik dan lemak dalam tubuh ibu hamil bisa dilarutkan secara baik. semangka bisa dikonsumsi sepanjang trimester kehamilan. namun konsumsilah secukupnya karena jika berlebihan akan mengganggu kesehatan kehamilan anda.

Demikian berbagai jenis makanan yang bisa anda konsumsi sebagai penambah darah selama kehamilan. semoga bermanfaat.

Check Also

Ciri Kandungan Lemah Saat Hamil – Kandungan lemah secara medis sering disebut dengan istilah inkompetensi serviks. Biasanya wanita yang mengalami kandungan lemah akan sering mengalami keguguran di rata-rata kehamilan 4 bulan. Penyebab kondisi tersebut biasanya karena faktor keturunan, proses kuret yang menyebabkan trauma, penyakit kolagen serta infeksi dari luar rahim. Kandungan lemah memang sangat dikhawatirkan oleh semua wanita. Terutama jika saat hamil karena resiko keguguranya lebih tinggi terlebih jika penanganannya terlambat dilakukan. Ibu hamil dengan kandungan lemah masih berpotensi melahirkan dengan selamat. Asalkan mengikuti petunjuk dari dokter. Kandungan lemah saat hamil mesti anda ketahui ciri-cirinya agar bisa cepat tanggap mencari penanganan yang terbaik. Karena wanita yang mengalami kondisi tersebut akan lebih mudah mengalami pendarahan dan berakhir dengan keguguran. Berikut ini ulasan selengkapnya untuk berbagai ciri kandungan lemah saat hamil yang perlu diwaspadai. Berbagai Ciri Kandungan Lemah 1. Sering merasakan kram perut ketika hamil Kram perut merupakan tanda awal kehamilan atau ketika sedang menstruasi. Namun sebagai ciri kandungan lemah, kram perut akan sering dalam waktu lama selama kehamilan. kram perut akan terasa sangat berlebihan. Hal ini karena kandungan mengalami kondisi yang tidak kuat menopang perkembangan janin. Oleh sebab itu memeriksakan diri ke dokter adalah hal efektif untuk mengatasi masalah tersebut. 2. Muncul flek di awal kehamilan Pada awal kehamilan akan muncul flek dan menurut beberapa dokter kandungan, flek tersebut merupakan tanda kandungan lemah. Masalah rahim yang kurang stabil kondisinya bisa menjadi penyebab munculnya flek tersebut. jika flek pada awal kehamilan tak kunjung berhenti, sangat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. 3. Sering merasakan kontraksi dini Karena kondisi kandungan yang tidak kuat menopang janin, maka ibu hamil akan sering merasakan kontraksi meskipun belum pada saatnya. Tanda tersebut merupakan gejala paling umum untuk kondisi kandungan lemah. Kontraksi dini ini bisa menjadi sebab kelahiran prematur. Oleh sebab itu penanganan medis yang tepat sangat diperlukan untuk mengantisipasi kondisi demikian. 4. Mudah keguguran Kandungan yang lemah akan membuat ibu hamil mudah mengalami keguguran. Jika sudah lebih dari dua kali mengalami hal tersebut maka sebaiknya perlu upaya penanganan khusus untuk menguatkan kandungan. Kandungan yang lemah akan menyebabkan ibu hamil mudah mengalami pendarahan dan hal ini bisa memperburuk kondisi anda dan janin di dalam kandungan. 5. Muncul tumor Kandungan lemah bisa disebabkan karena adanya tumor di dalam rahim. Tumor tersebut akan menggangu produktivitas rahim dan kinerjanya. Hal ini membuat ibu hamil mudah mengalami keguguran, pendarahan, hingga berbagai penurunan kesehatan secara signifikan. Pemeriksaan rutin dan penanganan khusus sangat diperlukan untuk mengatasi kondisi demikian. Itu dia berbagai ciri kandungan lemah saat hamil yang sebaiknya anda waspadai. Tangani secara intens untuk memperkecil kemungkinan terburuk yang datang dari kondisi demikian.

Hati-Hati ya Bun, Berikut Ciri Kandungan Lemah Saat Hamil

Ciri Kandungan Lemah Saat Hamil – Kandungan lemah secara medis sering disebut dengan istilah inkompetensi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.